Administraus https://ejournal.stiabinabanuabjm.ac.id/index.php/administraus <p><strong>Administraus: Jurnal Ilmu Administrasi dan Manajemen</strong>, adalah Jurnal Ilmiah yang didedikasikan untuk mempublikasikan dan menyebarluaskan hasil penelitian, inovasi, dan pengembangan di bidang Ilmu Administrasi (Publik &amp; Bisnis) dan Manajemen yang diterbitkan oleh STIA Bina Banua Banjarmasin. <strong>Administraus</strong> utamanya ditujukan untuk mempromosikan pemikiran interdisipliner dan memberikan sebuah platform untuk bertukar pengetahuan dari berbagai perspektif dan lokasi, yang memiliki dampak signifikan dan kontribusi nyata bagi masyarakat luas, praktis, dan dunia akademis. <strong>Administraus</strong> berfokus pada masalah utama dalam pengembangan ilmu Administrasi, yang mencakup pengembangan administrasi publik dan administrasi bisnis, otonomi daerah, reformasi birokrasi, desentralisasi, pengembangan ekonomi, sains, manajemen, tata kelola pemerintahan, kebijakan publik, ilmu administrasi kesehatan masyarakat, administrasi pendidikan, politik fiskal, ekonomi politik, komunikasi politik, perencanaan pembangunan daerah, dan ilmu sosial lainnya. <strong>Administraus</strong> terbit 3 kali dalam setahun <strong>(Januari, Mei, dan September)</strong> dengan e-ISSN 2580-9695 (online) Tahun: 2017. Administraus merupakan Jurnal Nasional terakreditasi <strong>SINTA 5</strong> berdasarkan SK Nomor 72/E/KPT/2024 menawarkan akses terbuka, kontennya dilisensikan di bawah CC-BY-SA atau lisensi yang setara sebagai lisensi optimal untuk publikasi, distribusi, penggunaan, dan penggunaan kembali karya ilmiah.</p> en-US semuel.risal@stiabinabanuabjm.ac.id (Dr. Semuel Risal, M.Si) rikywelly@stiabinabanuabjm.ac.id (Riky Welli Saputra, S.Sos., MA) Tue, 28 May 2024 00:00:00 +0000 OJS 3.3.0.8 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 Administrasi Manajemen Kurikulum Intrakurikuler dan Ekstrakurikuler Dalam Menanamkan Karakter Siswa di SD Al-Ittihadiyah Laut Dendang https://ejournal.stiabinabanuabjm.ac.id/index.php/administraus/article/view/216 <p><em>Character education is an effort to apply religious, moral, and ethical values to students through knowledge with the help of parents, teachers, and the community. This is very important for the formation and development of student character. Because every child has extraordinary potential from birth, but this potential must continue to be honed and socialized so that their character is fully formed and developed. Due to changes occurring in social, technological, and cultural dynamics today, character education is becoming increasingly important. This is because new challenges arise in building individuals who have strong moral, ethical, and personality principles. This research aims to explore and analyze the effectiveness of cultivating student character through intracurricular and extracurricular activities at SD Al-Ittihadiyah Laut Dendang. The type of research method used is a descriptive method with a qualitative approach. Data was collected through observation, interviews, and analysis of library literature. The results of the research show that intracurricular and extracurricular activities at SD Al-Ittihadiyah Laut Dendang are effective in instilling student character. Activities, such as learning activities, religious activities, and sports activities make a significant contribution to the formation of student character, such as honesty, discipline, cooperation, and responsibility. The implication of this research is how important it is to develop intracurricular and extracurricular activity programs that focus on cultivating student character in elementary schools.</em></p> Mursal Aziz, Adinda Nadda Namira, Dewi Chairunnisa Siregar, Khatulistiwa Copyright (c) 2024 Administraus https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 https://ejournal.stiabinabanuabjm.ac.id/index.php/administraus/article/view/216 Fri, 31 May 2024 00:00:00 +0000 Pengaruh Struktur Modal Terhadap Profitabilitas pada Perusahaan Ritel yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) Periode 2018-2022 https://ejournal.stiabinabanuabjm.ac.id/index.php/administraus/article/view/217 <p><strong>Abstrak </strong></p> <p>Tujuan dari penelitian ini yakni mengetahui pengaruh struktur modal terhadap profitabilitas.Variabel independen dalam penelitian ini adalah <em>Debt to Asset Ratio</em> (DAR), <em>Debt to Equity Ratio</em> (DER), dan <em>Long-term Debt to Equity Ratio</em> (LDER). Variabel dependen dalam penelitian ini adalah <em>Return On Equity</em> (ROE).&nbsp; Populasi pada penelitian ini yakni Perusahaan Ritel yang terdaftar di BEI periode tahun 2018-2022. Metode penentuan sampel pada penelitian ini adalah <em>purposive sampling</em>, yakni Teknik pengambilan sampel menggunakan kriteria tertentu, diperoleh 11 perusahaan yang memenuhi kriteria ini sehingga total sampel pada penelitian ini yakni 55 sampel. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini yakni metode analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Variabel DAR dan LDER berpengaruh positif dan signifikan terhadap ROE, sedangkan DER berpengaruh negatif dan signifikan terhadap ROE.</p> <p><strong>&nbsp;</strong></p> <p><strong>Kata Kunci: </strong><em>Struktur Modal</em><em>;</em><em>Debt</em> <em>to Asset Ratio (DAR)</em><em>;</em><em>Debt to Equity Ratio (DER)</em><em>;</em><em>Long-term Debt to Equity Ratio (LDER);Profitabilitas</em><em>;</em><em>Return On Equity (ROE)</em></p> <p>&nbsp;</p> <p>Abstract</p> <p>The purpose of this study is to determine the effect of capital structure on profitability. The independent variables in this study are <em>Debt to Asset Ratio</em> (DAR), <em>Debt to Equity Ratio</em> (DER), and <em>Long-term Debt to Equity Ratio</em> (LDER). The dependent variable in this study <em>is Return On Equity</em> (ROE).&nbsp; The population in this study is Retail Companies listed on the IDX for the period 2018-2022. The method of determining the sample in this study was <em>purposive sampling</em>, namely the sampling technique using certain criteria, obtained 11 companies that met these criteria so that the total sample in this study was 55 samples. The analysis method used in this research is multiple linear regression analysis method. The results of this study indicate that the DAR and LDER variables have a positive and significant effect on ROE, while the DER has a negative and significant effect on ROE.</p> <p><strong>Keywords:</strong> <em>Capital Structure;Debt to Asset Ratio (DAR); Debt to Equity Ratio (DER);Long-term Debt to Equity Ratio (LDER);Profitability, Return On Equity (ROE)</em></p> Ayu Afrilia, Anwar, Andi Mustika Amin, Nurman, Annisa Paramaswary Aslam Copyright (c) 2022 Administraus https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 https://ejournal.stiabinabanuabjm.ac.id/index.php/administraus/article/view/217 Fri, 31 May 2024 00:00:00 +0000 Pengaruh Kualitas Produk, Promosi dan Desain Produk Terhadap Keputusan Pembelian Minuman Yotta di Kota Makassar https://ejournal.stiabinabanuabjm.ac.id/index.php/administraus/article/view/218 <p><strong>Abstrak</strong></p> <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh Kualitas Produk, Promosi, dan Desain Produk Terhadap Keputusan Pembelian Minuman Yotta di Kota Makassar. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Jumlah Responden yang digunakan pada penelitian inisebanyak 200 orang. Teknik pengumpulan data yang digunkan adalah kuisioner dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis kuantitatif berupa uji validitas, uji rentabilitas, uji asumsi klasik, uji analisis regresi linear berganda, uji parsial, uji simultan serta uji koefisien determinasi dengan menggunakan SPSS. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara parsial &nbsp;kualitas produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian, kemudian promosi berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian secara parsial dan secara parsial desain produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian. Sedangkan kualitas produk, promosi, dan desain produk secara simultan berpengaruh positif terhadap keputusan pembelin</p> <p><em>&nbsp;</em><strong>Kata Kunci : </strong>Kualitas Produk, Promosi, Desain Produk, Keputusan Pembelian</p> <p>&nbsp;</p> <p><strong><em>Abstract</em></strong></p> <p><em>This research aims to </em>find out how product quality, promotion and product design influence the decision to purchase Yotta drinks in Makassar City. This type of research is quantitative research. The number of respondents used in this research was 200 people. The data collection techniques used are questionnaires and documentation. The data analysis technique used is quantitative analysis in the form of validity tests, profitability tests, classical assumption tests, multiple linear regression analysis tests, partial tests, simultaneous tests and coefficient of determination tests using SPSS. The results of this research show that partially product quality has a positive and significant effect on purchasing decisions, then promotion has a partial positive and significant effect on purchasing decisions and partially product design has a positive and significant effect on purchasing decisions. Meanwhile, product quality, promotion and product design simultaneously have a positive influence on purchasing decisions</p> <p><em><strong>Keywords</strong>: Product Quality, Promotion, Product Design, Purchasing Decisions</em></p> Syahrani Amni, Hety Budiyanti, Ilham Wardhana Haeruddin, Muh. Ichwan Musa, Nurul Fadilah Aswar Copyright (c) 2022 Administraus https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 https://ejournal.stiabinabanuabjm.ac.id/index.php/administraus/article/view/218 Fri, 31 May 2024 00:00:00 +0000 Implementasi Peraturan Bupati Tapin Nomor 22 Tahun 2018 Tentang Kebijakan dan Strategi Daerah dalam Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga Di Kabupaten Tapin https://ejournal.stiabinabanuabjm.ac.id/index.php/administraus/article/view/222 <p><strong>ABSTRAK</strong></p> <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Implementasi, faktor yang mempengaruhi implementasi dan upaya apa saja yang dilakukan untuk mengatasi faktor penghambat dalam implementasi tersebut.</p> <p>Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sumber data diambil melalui teknik penarikan sampel yaitu puposive sampling berjumlah 12 orang. Adapun teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Dan menggunakan uji kredibilitas data antara lain dilakukan dengan perpanjangan pengamatan, peningkatan ketekunan dalam penelitian, tringulasi, analisis kasus negatif, menggunakan bahan referensi dan mengadakan membercheck.</p> <p>Hasil penelitian menunjukan Implementasi Peraturan Bupati Tapin Nomor 22 Tahun 2018 Tentang Kebijakan dan Strategi Daerah Dalam Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga di Kecamatan Lokpaikat Kabupaten Tapin (Studi Kasus Kelurahan Bitahan) belum baik terdapat 6 subvariabel dan 14 indikator terdapat 10 indikator belum baik dan 4 indikator cukup baik. Indikator yang cukup baik yaitu tujuan, koordinasi, kondisi ekonomi dan kondisi sosial. Sedangkan indikator yang kurang baik yaitu ukuran keberhasilan, sumber daya manusia, sumberdaya anggaran, sumberdaya waktu pelaksana, organisasi formal, organisasi informal, respon implementor, kognisi permasalahan, kerjasama, dan kondisi politik. Adapun faktor pendorong yaitu tujuan dan koordinasi. Faktor penghambat yaitu tidak adanya fasilitas pengelolaan sampah, kurangnya sosialisasi dan kurangnya kesadaran masyarakat.</p> Agus Sya'bani Arlan Copyright (c) 2024 Administraus https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 https://ejournal.stiabinabanuabjm.ac.id/index.php/administraus/article/view/222 Fri, 31 May 2024 00:00:00 +0000 Soft Power Diplomacy Korea Selatan Terhadap Indonesia Melalui Gastrodiplomasi Tahun 2019-2022 https://ejournal.stiabinabanuabjm.ac.id/index.php/administraus/article/view/221 <p><strong>Abstrak</strong></p> <p><em>Soft power diplomacy</em> adalah sebuah cara diplomasi yang halus untuk membangun citra suatu bangsa. Kekayaan kuliner dari suatu negara bisa menjadi daya tarik yang jitu dalam meningkatkan suatu hubungan diplomasi dengan suatu negara. Dalam tradisi makanan terdapat nilai-nilai kepribadian suatu bangsa yang diwariskan secara turun-temurun. Gastrodiplomasi merupakan suatu bentuk diplomasi publik yang efektif dalam memperkuat hubungan antar negara dan mempromosikan budaya suatu negara kepada dunia internasional. Kebudayaan kuliner Korea Selatan dan Indonesia menjadi semakin populer di seluruh dunia, terutama dengan adanya upaya melalui gastrodiplomasi yang dilakukan oleh kedua negara. Kebudayaan kuliner Korea Selatan dan Indonesia menjadi semakin populer di seluruh dunia, terutama dengan adanya upaya melalui gastrodiplomasi yang dilakukan oleh kedua negara. Melalui gastrodiplomasi yang dilakukan oleh Korea Selatan dan Indonesia, kedua negara berupaya untuk mempromosikan budaya serta masakan mereka ke dunia internasional dengan tujuan memperkuat hubungan diplomatik juga meningkatkan citra positif negara di mata dunia. Korea Selatan telah berhasil menerapkan strategi gastrodiplomasi sebagai bagian dari upaya penerapan <em>Soft Power Diplomacy</em> negara. Pemerintah Korea Selatan secara aktif mempromosikan dan mendukung promosi makanan tradisional Korea di luar negeri melalui makanan tradisionalnya yang kaya akan rasa dan variatif.</p> <p><em>Kata Kunci : Soft Power Diplomacy, Gastrodiplomasi, Kebudayaan, Kuliner</em></p> <p>&nbsp;</p> <p><strong><em>Abstract</em></strong></p> <p><em>Soft power diplomacy is a method of diplomacy that is carried out with a subtle approach to build the image of a nation. The culinary wealth of a country can be an effective attraction in improving diplomatic relations with a country. In food traditions there are the personality values of a nation that are passed down from generation to generation. Gastrodiplomacy is a form of public diplomacy that is effective in strengthening relations between countries and promoting a country's culture to the international world. The culinary culture of South Korea and Indonesia is becoming increasingly popular throughout the world, especially with the efforts through gastrodiplomacy carried out by both countries. The culinary culture of South Korea and Indonesia is becoming increasingly popular throughout the world, especially with the efforts through gastrodiplomacy carried out by both countries. Through gastrodiplomacy carried out by South Korea and Indonesia, the two countries are trying to promote their culture and cuisine to the international world with the aim of strengthening diplomatic relations and increasing the country's positive image in the eyes of the world. South Korea has successfully implemented a gastrodiplomacy strategy as part of the country's efforts to implement Soft Power Diplomacy. The South Korean government actively promotes and supports the promotion of traditional Korean food abroad through its traditional food which is rich in taste and varied.</em></p> <p><em>Keywords: Soft Power Diplomacy, Gastrodiplomacy, Culture, Culinary</em></p> Madeline Kineta Nobelis, Christian H. J. de Fretes, Putri Hergianasari Copyright (c) 2024 Administraus https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 https://ejournal.stiabinabanuabjm.ac.id/index.php/administraus/article/view/221 Fri, 31 May 2024 00:00:00 +0000 Manajemen Penanganan Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Hulu Sungai Utara https://ejournal.stiabinabanuabjm.ac.id/index.php/administraus/article/view/223 <p><em>This research aims to find out how forest and land fire disaster management is managed at the North Hulu Sungai Regency regional disaster management agency (BPBD). This research uses a descriptive qualitative research method with a data collection technique approach used namely interviews, observation and documentation with data sources taken by purposive sampling. The results of this research conclude that the management of forest and land fire disaster management at the North Hulu Sungai Regency regional disaster management agency (BPBD) is still not running well, it can be seen from the indicators: Disaster warnings that are still not optimal, Disaster risk reduction, Preparedness, Disaster relief budget, damage evaluation, recovery and reconstruction. Meanwhile, the obstacles faced are: Insufficient equipment, lack of personnel, forest and land fires that occurred at several points, socialization that has not been maximized and the budget for recovery and reconstruction.</em></p> <p><strong><em>Keywords</em></strong>: <em>Management; Regional Disaster Management</em></p> <p><strong>ABSTRAK</strong></p> <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana manajemen penanganan bencana kebakaran hutan dan lahan pada badan penanggulangan bencana daerah (BPBD) Kabupaten Hulu Sungai Utara. Penelitian ini menggunakan metode penelitian bersifat deskriptif kualitatif dengan pendekatan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi dengan sumber data yang diambil secara purposive sampling. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa manajemen penanggulangan bencana kebakaran hutan dan lahan pada badan penanggulangan bencana daerah (BPBD) Kabupaten Hulu Sungai Utara masih belum berjalan dengan baik, dapat dilihat dari indikator-indikator : Peringatan bencana yang masih belum optimal, Pengurangan resiko bencana, Kesiapsiagaan, Anggaran bantuan bencana, Evaluasi kerusakan, Pemulihan (recovery) dan Rekontroksi. Sedangkan kendala yang dihadapi yaitu : Peralatan yang masih kurang, Kurangnya personil, Kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di beberapa titik, Sosialisasi yang belum maksimal serta Anggaran pemulihan dan rekontroksi.</p> Puteri Anggraini Oktavianty, Erwin Maulana, Maulidin Akbar Copyright (c) 2024 Administraus https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 https://ejournal.stiabinabanuabjm.ac.id/index.php/administraus/article/view/223 Fri, 31 May 2024 00:00:00 +0000 Implementasi Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 102 Tahun 2018 Tentang Tunjangan Kinerja Pegawai di Lingkungan Tentara Nasional Indonesia https://ejournal.stiabinabanuabjm.ac.id/index.php/administraus/article/view/228 <p><em>The purpose of this study is to determine how the implementation of the provision of performance allowances for soldiers in Koopssus TNI is in accordance with the provisions of TNI Commander Regulation Number 4 of 2012 concerning Administrative Guidelines for Providing Performance Allowances for Soldiers and Civil Servants in the TNI Environment. Meanwhile, the procedure for providing performance allowances for soldiers in Koopssus TNI is carried out through authorisation channels because the performance allowance budget has not been included in the TNI budget for personnel expenditure. In order for the provision of performance allowances to be carried out effectively and efficiently, the submission and distribution procedures must be clearly arranged to avoid errors and leakage of the performance allowance budget. Based on the results of the study, it can be concluded that the implementation of providing performance allowances for soldiers in the TNI Coopssus has been running well, this is in accordance with the exploration of implementation dimensions such as communication, resources, attitudes and bureaucratic structures towards informants, who state that the implementation of providing performance allowances in the TNI Coopssus has been running well.</em></p> <p><em><strong>Keywords</strong>: Implementation, Performance Allowance, and Soldiers</em></p> <p><strong>ABSTRAK</strong></p> <p><em>Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana implementasi pemberian tunjangan kinerja bagi prajurit di Koopssus TNI sesuai dengan ketentuan Peraturan Panglima TNI Nomor 4 Tahun 2012 Tentang Petunjuk Adminstrasi Pemberian Tunjangan Kinerja bagi Prajurit dan PNS di Lingkungan TNI. Sedangkan prosedur pemberian tunjangan kinerja bagi prajurit di Koopssus TNI dilaksanakan melalui jalur otorisasi karena anggaran tunjangan kinerja tersebut belum masuk anggaran TNI untuk belanja pegawai. Agar pemberian tunjangan kinerja dapat dilaksanakan secara efektif dan efisien maka prosedur pengajuan dan penyalurannya harus diataur secara jelas untuk menghindari adanya kesalahan dan kebocoran anggaran tunjangan kinerja tersebut. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa implementasi pemberian tunjangan kinerja bagi prajurit di Koopssus TNI telah berjalan dengan baik, hal ini sesuai dengan penelusuran dimensi-dimensi implementasi seperti komunikasi, sumber daya, sikap dan struktur birokrasi terhadap para informan, yang menyatakan bahwa implementasi pemberian tunjangan kinerja di Koopssus TNI telah berjalan dengan baik.</em></p> <p><em><strong>Kata Kunci: </strong>Manajemen, Penaggulangan Bencana Daerah</em></p> Dwi Ayu Chairunnisa, I Irawanto, Mukhlan khariry, Singgih Priono Copyright (c) 2024 Administraus https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 https://ejournal.stiabinabanuabjm.ac.id/index.php/administraus/article/view/228 Fri, 31 May 2024 00:00:00 +0000 Peran Sumber Daya Manusia Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata dalam Pengembangan Pariwisata di Kabupaten Hulu Sungai Utara https://ejournal.stiabinabanuabjm.ac.id/index.php/administraus/article/view/229 <p>This research discusses the role of human resources at the Youth, Sports and Tourism Department in tourism development in North Hulu Sungai Regency. The aim of this research is to determine and analyze the role of human resources at the Youth, Sports and Tourism Department in tourism development in North Hulu Sungai Regency as well as inhibiting and encouraging factors.This type of research is qualitative research. This research uses observation techniques, so the data source is called informants, with 5 informants taken from employees of the Youth, Sports and Tourism Department in Tourism Development and members of North Hulu Sungai Regency DPRD Commission II. The data mining technique that the author carried out was by means of free interviews with respondents and informants to complement the data extracted through other techniques. Based on the research results, firstly, the progress of implementers has not been optimal due to the lack of human resources in the tourism sector. Secondly, the development of the implementer is optimal, where the implementer always monitors and directs it so that tourism results are better and have a good impact. Thirdly, implementing information is not yet optimal due to the unpreparedness of the parties behind the scenes who should be responsible for improving and adding information about tourist destinations. The four implementing targets are optimal, which requires the availability of quality tourism packages with international standards. The five implementing pressures are not yet optimal because the budget from the region is not large so that the development carried out does not go according to plan. Sixth, handling the process is not yet optimal due to the lack of personnel in this field and education is still minimal and employees in this field are not vocationally qualified. Seventh, information about tourist destinations and tourism activities is not up to date. The eight actions in tourism development are always monitoring and directing. Ninth, decision making pressure for implementing tourism development is still lacking where the budget is still minimal.</p> <p><strong>Keywords</strong>:&nbsp; Role, Tourism Development, Youth, Sports and Tourism Services in Tourism Development in North Hulu Sungai Regency</p> <p><strong>ABSTRAK</strong></p> <p>Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis Peran Sumber Daya Manusia Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Dalam Pengembangan Pariwisata di Kabupaten Hulu Sungai Utara serta faktor penghambat dan faktor pendorong. Penelitian ini mengunakan metode penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Penelitian ini menggunakan teknik observasi maka sumber data disebut informan, dengan informan 5 orang yang diambil dari pegawai Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Dalam Pengembangan Pariwisata dan anggota DPRD Komisi II Kabupaten Hulu Sungai Utara. teknik penggalian data yang penulis lakukan dengan cara wawancara bebas pada responden dan informan untuk melengkapi data yang digali melalui teknik lainnya. Hasil penelitian ini hasil penelitian bahwa Pertama kemajuan pelaksana belum optimal yang mana kurangnya sumber daya manusia yang ada pada Bidang Pariwisata. Kedua pengembangan pelaksana sudah optimal yang mana pelaksana selalu memantau dan mengarahkan agar dalam hasil wisata lebih baik serta memberi dampak yang baik. Ketiga informasi pelaksana belum optimal karena ketidaksiapan pihak-pihak dibalik layar yang seharusnya bertanggung jawab terhadap perbaikan, penambahan informasi-informasi tentang destinasi wisata. Keempat sasaran pelaksana sudah optimal yang mana menghendaki tersedianya paket wisata berkualitas dengan standar internasional. Kelima tekanan pelaksana belum optimal karena angaran dari daerah tersebut tidak banyak sehingga dalam pengembangan yang dilaksanakan tidak berjalan sesuai dengan perencanaan. Keenam menangani proses belum optimal karena kurangnya personel yang ada pada bidang tersebut serta pendidikan yang masih minim dan pegawai pada Bidang tersebut tidak pada kejuruannya. Ketujuh informasi tentang destinasi wisata dan kegiatan kepariwisataan tidak up to date. Kedelapan tindakan dalam pengembangan pariwisata pelaksana selalu memantau dan mengarahkan. Kesembilan pengambilan keputusan tekanan pelaksanaan pengembangan pariwisata masih kurang dimana anggaran yang masih minim.</p> <p><strong>Kata Kunci: </strong>Peran, Pengembangan Pariwisata, Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Dalam Pengembangan Pariwisata di Kabupaten Hulu Sungai Utara</p> I Irawanto, Siti Marhamah, Moh Heru Budihantho, Muhammad Mochtar Mandala Silam Copyright (c) 2024 Administraus https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 https://ejournal.stiabinabanuabjm.ac.id/index.php/administraus/article/view/229 Fri, 31 May 2024 00:00:00 +0000 Implementasi Program Bekerja (Bedah Kemiskinan Rakyat Sejahtera) Di Kecamatan Sungai Tabukan Kabupaten Hulu Sungai Utara https://ejournal.stiabinabanuabjm.ac.id/index.php/administraus/article/view/252 <p>Program Bekerja (Bedah Kemiskinan Rakyat Sejahtera) Kementerian Pertanian merupakan salah satu upaya pemerintah dalam mensejahterakan masyarakat miskin melalui usaha beternak itik di Kecamatan Sungai Tabukan Kabupaten Hulu Sungai Utara.Fenomena yang ada dalam implementasi program Bekerja yaitu karena kurangnya lahan dan waktu untuk mengelola usaha, kurangnya minat masyarakat dalam beternak, kurangnya pengawasan oleh petugas pelaksana terhadap penerima program dan data yang digunakan masih belum tepat sasaran. Berdasarkan hal tersebut,penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi program Bekerja, faktor yang menjadi penghambat serta upaya yang dilakukan untuk mengatasi faktor penghambat implementasi program Bekerja di Kecamatan Sungai Tabukan Kabupaten Hulu Sungai Utara.</p> <p>Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe deskriptif-kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Sumber data diambil melalui penarikan sampel secara <em>purposive sampling </em>berjumlah 15 orang. Setelah data terkumpul kemudian dianalisis dengan teknik meliputi reduksi data, penyajian data, dan verifikasi atau penarikan kesimpulan.</p> <p>Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa implementasi program Bekerja (Bedah Kemiskinan Rakyat Sejahtera) sudah cukup efektif. Indikator yang sudah efektif bisa dilihat dari indikator kejelasan tujuan, kebijakan, perkiraan anggaran, strategi pelaksanaan, pemahaman dan pengetahuan, respon pelaksana, dan tepat lingkungan. Selanjutnya indikator yang belum efektif yaitu intensitas dari respon pelaksana, tepat kebijakan, tepat pelaksanaan, tepat target, dan tepat proses. Disamping itu faktor yang menjadi penghambat dalam implementasi program Bekerja yaitu petugas pelaksana memiliki pekerjaan dibidang lain, banyak RTM yang tidak berminat menggeluti usaha di bidang peternakan, data yang digunakan tidak valid, kurangnya kemampuan dan keterampilan yang dimiliki RTM, kurangnya minat beternak, keterbatasan waktu dan lahan, kurangnya komunikasi antara petugas pelaksana dengan RTM. Adapun upaya yang dilakukan dalam implementasi program Bekerja yaitu memberikan insentif atau tunjangan, mengadakan bimbingan teknis (Bimtek), mengklasifikasi data RTM sesuai kriteria program, melakukan sosialisasi dan pendampingan secara intensif kepada RTM, serta memenuhi target dan kegiatan yang dilaksanakan.</p> <p>Untuk meningkatkan program Bekerja (Bedah Kemiskinan Rakyat Sejahtera) di Kecamatan Sungai Tabukan Kabupaten Hulu Sungai Utara maka disarankan kepada RTM penerima manfaat program, hendaknya hewan ternak yang diberikan bisa dikelola dengan baik, agar ternaknya berkembang dan tentunya bisa memberikan manfaat yang nyata terutama bagi dirinya.</p> Reno Affrian Copyright (c) 2024 Administraus https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 https://ejournal.stiabinabanuabjm.ac.id/index.php/administraus/article/view/252 Fri, 31 May 2024 00:00:00 +0000